{"id":182,"date":"2022-08-03T11:00:40","date_gmt":"2022-08-03T11:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/123"},"modified":"2025-02-03T03:19:43","modified_gmt":"2025-02-03T03:19:43","slug":"cara-mencangkok-tanaman-yang-baik-dan-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/2022\/08\/03\/cara-mencangkok-tanaman-yang-baik-dan-benar\/","title":{"rendered":"Cara Mencangkok Tanaman yang Baik dan Benar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Mencangkok tanaman biasanya banyak dilakukan oleh orang-orang di pedesaan terutama untuk jenis tanaman berbuah. Salah satu alasan mencangkok tanaman umumnya karena ingin cepat berbuah dengan kualitas yang sama dengan induknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun tidak sedikit orang-orang yang gagal ketika proses mencangkok. Gagal dalam mencangkok tanaman biasanya diakibatkan oleh kesalahan saat mengupas kulit bagian tanaman yang tidak bersih dari kambiumnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Apa itu Mencangkok Tanaman?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mencangkok tanaman adalah proses perkembangbiakan secara vegetatif buatan. Menurut F. Rahardi dikutip dari Gramedia Blog, mencangkok tanaman hanya bisa diaplikasikan terhadap tanaman dikotil saja atau tanaman biji berkeping dua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tujuan utamanya untuk memperoleh bibit baru yang memiliki kualitas sama dengan induknya. Selain itu juga agar menghasilkan buah lebih cepat dibandingkan dengan menanam bibit dari biji.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan mencangkok tanaman?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Kelebihan dan Kekurangan Mencangkok Tanaman<\/span><\/h2>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Kelebihan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">a. Tinggi Pohon Proporsional<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Karena mencangkok tanaman itu mengambil sebagian dari ranting suatu pohon, maka biasanya tinggi pohon hasil cangkokan tidak akan tumbuh tinggi, melainkan proporsional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">b. Cepat Berbuah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini akan lebih cepat lagi jika ranting dari indukannya sudah pernah berbuah. Karena konsep dari mencangkok sendiri mengambil bagian cabang dari induk, ketika induknya sudah pernah berbuah maka hasil cangkokan pun sudah siap berbuah, tidak seperti menanam dari biji yang perlu menunggu lama untuk berbuah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">c. Memiliki Sifat yang Sama dengan Induk<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti pada penjelasan sebelumnya, karena hasil mencangkok itu diambil secara langsung dari bagian pohon indukan, maka sifat yang dimiliki pun menjadi sama persis dengan indukannya. Tidak seperti bibit dari biji yang mungkin akan berubah sifatnya walaupun dari satu bibit yang sama.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Kekurangan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">a. Gampang Roboh<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Karena hasil cangkokan tidak memiliki akar tunggang, maka biasanya pohon dari proses mencangkok akan cenderung gampang roboh apalagi saat masih awal pemindahan ke lahan terbuka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">b. Rawan Mati<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika hasil cangkokan telah tumbuh banyak akar, maka batangnya akan segera dipotong untuk ditanam di lahan terbuka. Pada proses ini biasanya hasil mencangkok lebih rawan mati karena banyak faktor, seperti akar-akarnya yang mudah putus, tidak memperoleh nutrisi yang cukup, dll.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">c. Merusak Tanaman Induk<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila kupasan pada tanaman induk terlalu berlebihan maka biasanya tanaman induk akan mengalami kerusakan bahkan dapat mengalami kematian.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Syarat Mencangkok Tanaman<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun mencangkok tanaman tergolong mudah dan dapat memperoleh hasil tumbuhan baru yang memiliki sifat sama dengan induknya, tetapi tidak semua jenis tanaman dapat dicangkok ya. Berikut ini syarat-syarat untuk mencangkok tanaman:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tanaman berkambium<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tanaman dikotil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Batangnya tidak terlalu muda dan tidak pula terlalu tua<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ukuran batang kira-kira sebesar ibu jari kaki orang dewasa<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Cara Mencangkok Tanaman<\/span><\/h2>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Pilih Tanaman Induk<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu tujuan utama dari mencangkok tanaman adalah untuk menghasilkan tanaman baru yang memiliki sifat sama dengan induknya. Sehingga ketika Anda hendak mencangkok, pastikan untuk memiliki indukan terbaik agar kualitas hasilnya baik juga.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Tentukan Bagian Batang yang Lurus<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam mencangkok tanaman, batang yang dipilih itu harus tidak terlalu muda atau pun terlalu tua. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan kecukupan sinar matahari dan juga kelurusan batang yang akan dikupas kulitnya sebagai tempat keluarnya akar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Usahakan batangnya berbentuk lurus, hal ini agar ketika dipindahkan ke media tanam lahan terbuka akan tetap seimbang, tidak berat ke salah satu sisi yang dapat beresiko akar terputus. Selain itu, pemilihan batang yang lurus juga dapat mempermudah dalam pengupasan kulit.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">3. Kupas Kulit Bagian Batang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikutnya yang merupakan hal paling vital dalam proses mencangkok adalah mengupas batang dan membersihkan bagian kambiumnya. Kupaslah bagian batang ranting yang akan dicangkok dengan panjang sekitar 5 cm.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Usahakan tiap ujung kupasan rapi dan pastikan Anda membersihkan kambiumnya tanpa tersisa. Batang tanaman yang dikupas benar-benar bersih dari kambium akan tampak putih. Sedangkan jika masih menyisakan kambium, maka akan terdapat lapisan yang berwarna kemerah-merahan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">4. Tutup Bagian Batang yang Dikupas<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah batang dikupas dan bersih dari kambium, Anda bisa membiarkannya selama 1 hari sebelum menutupnya. Tetapi berdasarkan praktek yang pernah saya lakukan, dengan membiarkan selama 1 jam pun cukup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya tutup bagian batang yang dikupas menggunakan plastik atau kain ataupun sabut kapas kelapa lalu isi tanah secukupnya. Gunakan tanah subur yang mengandung unsur hara tetapi agak lengket (bukan tanah liat).&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">5. Siram Tanaman secara Rutin<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Agar proses mencangkok tanaman berjalan dengan lancar, pastikan Anda menyirami bagian batang yang ditutup sebelumnya secara rutin 2x sehari. Penyiraman bisa dilakukan di pagi dan sore hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jangan biarkan tanaman yang sedang Anda cangkok itu tanahnya kering, tapi jangan pula terlalu basah. Usahakan lembab secukupnya saja.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">6. Tunggu Akar Tumbuh<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagian proses inilah yang kemudian memerlukan tingkat kesabaran yang tinggi. Hal ini karena akar pada tanaman hasil cangkokan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mulai tumbuh akar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri-ciri tanaman cangkokan berhasil dilakukan yaitu tumbuhnya akar yang biasanya akan keluar dari pembungkusnya. Namun Anda tetap harus memastikan apakah jumlah akarnya sudah cukup panjang atau belum. Jika akarnya masih terlalu pendek, maka resiko mati ketika dipindahkan ke media tanam menjadi lebih besar.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">7. Potong Ranting Batang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika akar sudah tumbuh banyak dan dirasa telah layak untuk dipindahkan ke media tanam, kini saatnya Anda memotong hasil cangkokan dari induknya. Pemotongan ranting hasil cangkokan bisa Anda lakukan menggunakan gergaji dengan memotong pada bagian bawah pengupasan batang yang telah sebelumnya dilakukan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Penutup<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah sedikit penjelasan mengenai cara mencangkok tanaman yang baik dan benar yang disertai dengan penjelasan kelebihan dan kekurangan serta syarat mencangkok tanaman. Semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-mencangkok-tanaman\/<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2021\/04\/08\/131931969\/mencangkok-tanaman-cara-keuntungan-dan-kerugiannya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.merdeka.com\/jatim\/5-cara-mencangkok-tanaman-dengan-praktis-mudah-dan-benar-kln.html<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/katadata.co.id\/sitinuraeni\/berita\/61bb3ed9c69aa\/mencangkok-teknik-perkembangbiakan-vegetatif-yang-mudah-dilakukan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.popbela.com\/career\/inspiration\/natasha-cecilia-anandita\/cara-mencangkok-tanaman-buah\/9<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber gambar :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-mencangkok-tanaman<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mencangkok tanaman biasanya banyak dilakukan oleh orang-orang di pedesaan terutama untuk jenis tanaman berbuah. Salah satu alasan mencangkok tanaman umumnya karena ingin cepat berbuah dengan kualitas yang sama dengan induknya. Namun tidak sedikit orang-orang yang gagal ketika proses mencangkok. Gagal dalam mencangkok tanaman biasanya diakibatkan oleh kesalahan saat mengupas kulit bagian tanaman yang tidak bersih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":183,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":432,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182\/revisions\/432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}